Ilustrasi : Google Play di Android (Shutterstock)
Aturan Baru Google Play: Penggunaan RAM Aplikasi Android yang Boros Dibatasi Mulai 2027
DB KLIK - Penggunaan memori yang berlebihan pada aplikasi smartphone kini menjadi perhatian serius para pengguna dan produsen teknologi. Kehadiran fitur kecerdasan buatan (AI) yang makin masif hingga minimnya optimasi dari pengembang membuat banyak aplikasi Android tergolong sangat "rakus" RAM.
Situasi ini diperparah oleh keterbatasan pasokan dan melonjaknya harga komponen RAM di pasar global. Menanggapi fenomena tersebut, Google mengambil langkah tegas untuk memastikan aplikasi yang berjalan di ekosistemnya tetap efisien.
Lewat kebijakan terbarunya, Google bakal memperketat regulasi penggunaan memori bagi seluruh pengembang di Google Play Store. Kebijakan ini mewajibkan aplikasi Android untuk lebih hemat penggunaan RAM mulai tahun 2027 mendatang.
Aturan Baru Google Play Batasi Aplikasi Boros Memori
Melansir Gamebrott, Google mengumumkan bahwa mulai Februari 2027, seluruh aplikasi dan game yang didistribusikan melalui Google Play wajib memenuhi batasan penggunaan memori tertentu. Langkah ini diambil di tengah kondisi industri perangkat keras yang menekan kapasitas RAM pada smartphone demi menjaga efisiensi biaya produksi.
Baca juga : Resmi Diperkenalkan! Twitter “Hidup Lagi”, Platform Twitter.now Siap Saingi X
Dalam penilaiannya, Google memfokuskan pemantauan pada tiga aspek utama:
Penggunaan memori dinamis
Penggunaan memori untuk pemrosesan gambar (bitmap)
Efisiensi dan optimasi kode aplikasi
Kebijakan ini sejatinya bertujuan mencegah aplikasi memakan RAM secara berlebihan yang kerap memicu lag, sistem lambat, hingga aplikasi tertutup sendiri (force close). Sistem operasi Android 17 sendiri dilaporkan mulai menerapkan pembatasan memori per aplikasi, terutama pada lini perangkat Google Pixel.
Dampak bagi Pengembang dan Pengguna
Untuk membantu para pengembang (developer), Google telah menyediakan berbagai fitur pendeteksi di Play Console. Alat ini berfungsi mengidentifikasi konsumsi memori yang tidak wajar, potensi crash, serta membantu penyederhanaan kode agar aplikasi berjalan lebih ringan.
Aplikasi yang melanggar aturan ini memang tidak akan langsung dihapus dari Google Play Store. Meski demikian, Google menegaskan akan mengurangi visibilitas serta jangkauan distribusi aplikasi tersebut di Play Store sampai pengembang melakukan optimasi.
Baca juga : Bukan Karena Eror, Meta Buka Suara Terkait Penyebab Akun WhatsApp Terblokir Massal
Selain pembatasan RAM pada Februari 2027, Google juga menetapkan aturan tambahan per April 2027. Seluruh aplikasi yang mendukung fitur Sign-In diwajibkan mengadopsi standar Zero-Tap Sign-In untuk mempermudah proses masuk akun saat pengguna berganti perangkat Android baru.
KESIMPULAN
Langkah Google membatasi konsumsi RAM di Google Play Store mulai 2027 menjadi kabar baik bagi ekosistem Android. Regulasi ini mendesak para pengembang untuk menciptakan aplikasi yang lebih efisien dan ringan, sehingga performa smartphone tetap lancar tanpa harus terus-menerus mengandalkan kapasitas RAM berukuran raksasa.
Agar performa smartphone dan perangkat harian kamu selalu optimal saat menjalankan berbagai aplikasi modern, pastikan kamu menggunakan aksesori pendukung berkualitas! Kamu bisa mendapatkan berbagai pilihan monitor jernih, headset audio berkualitas, hingga laptop multimedia terbaik hanya di DB KLIK. Kunjungi website resmi DB KLIK, unduh aplikasi DB KLIK, atau official store DB KLIK terdekat untuk menikmati promo menarik dan garansi resmi!
DB KLIK – Toko Komputer Surabaya terpercaya di Indonesia. Kami menghadirkan solusi kebutuhan elektronik terlengkap, mulai dari laptop, gadget, perangkat gaming, produk lifestyle, hingga aksesoris pendukung lainnya. Nikmati pengalaman belanja hemat dan mudah melalui Website DB Klik atau unduh Aplikasi DB KLIK di Play Store dan App Store. Belanja di DB KLIK, dijamin produk orisinal dan berkualitas!