5 Fitur Android yang Diam-Diam Kuras Daya Baterai, Segera Matikan agar HP Awet Seharian!
DB KLIK – Pernahkah kamu merasa baterai HP Android berkurang drastis padahal jarang digunakan? Jangan buru-buru menyalahkan kesehatan baterai atau menganggap HP kamu rusak.
Seringkali, penyebab utamanya adalah fitur-fitur bawaan sistem yang terus bekerja di latar belakang. Secara default, Android mengaktifkan beberapa fungsi komunikasi dan pelacakan yang terus-menerus mencari sinyal. Jika dibiarkan, fitur ini akan "memakan" daya secara perlahan namun pasti.
Untuk menghemat daya, berikut adalah 5 fitur Android yang diam-diam menguras baterai dan cara mematikannya:
1. Aktivitas Latar Belakang yang Tidak Dibatasi
Secara default, Android mengizinkan banyak aplikasi untuk tetap aktif di latar belakang. Konsekuensinya, baterai ikut terkuras meski aplikasi sedang tidak digunakan. Padahal, hanya aplikasi tertentu seperti chat atau cloud storage yang perlu berjalan terus-menerus. Untuk aplikasi game atau pesan makanan, sebaiknya dibatasi.
Baca juga : Mengenal DevCheck: Aplikasi Wajib untuk Cek Kesehatan dan Spesifikasi Hardware HP
Cara Mematikan: Pergi ke Settings > Apps, pilih aplikasi, klik Battery, lalu atur ke mode Restricted.
2. Always-On Display dan Refresh Rate Tinggi
Fitur Always-On Display (AOD) memang membuat HP tampak keren, dan refresh rate tinggi (120Hz/144Hz) membuat animasi terasa mulus. Namun, ada "harga" yang harus dibayar. AOD membuat sebagian layar tetap menyala, sementara refresh rate tinggi menguras daya secara masif.
Saran: Gunakan refresh rate adaptif atau aktifkan 120Hz hanya saat bermain game saja untuk menghemat daya.
3. Pelacakan Lokasi Terus-Menerus
Layanan lokasi adalah salah satu fitur paling boros baterai. Banyak aplikasi meminta izin lokasi padahal tidak terlalu dibutuhkan. Saat izin diatur ke "Allow all the time", HP akan terus menggunakan GPS, Wi-Fi, dan Bluetooth untuk melacak posisi.
Cara Mematikan: Ubah izin menjadi "Allow only while using the app" untuk aplikasi peta, dan matikan total untuk media sosial atau game.
4. Gestur "Lift to Wake" dan Sejenisnya
Gestur seperti Lift to Wake atau Double-tap to wake membuat sensor gerak dan sistem pendeteksi sentuhan harus terus siaga. Meskipun efeknya kecil pada HP baru, pada perangkat yang sudah berumur, fitur ini cukup membebani daya tahan baterai.
Cara Mematikan: Masuk ke Settings > Advanced Features > Motions and Gestures, lalu nonaktifkan fitur yang tidak diperlukan.
5. Perizinan "Nearby Devices"
Meski Bluetooth sudah dimatikan, HP Android terkadang tetap memindai perangkat sekitar jika izin Nearby Devices aktif pada aplikasi tertentu. Hal ini membuat HP sering "terbangun" dari mode tidur untuk memindai sinyal, yang berujung pada pemborosan baterai.
Baca juga : Xiaomi 18W 30000mAh: Power Bank yang Cocok Saat Dibawa Mudik, Anti Lowbat di Perjalanan!
Cara Mematikan: Periksa perizinan aplikasi secara berkala dan batasi izin Nearby Devices hanya untuk aplikasi yang benar-benar krusial.
Jika semua pengaturan sudah dilakukan namun baterai masih terasa boros, mungkin itu pertanda komponen baterai kamu sudah mulai menurun atau kamu membutuhkan perangkat dengan efisiensi daya yang lebih baik.
Temukan berbagai pilihan smartphone terbaru dengan kapasitas baterai besar dan aksesoris power bank original hanya di DB KLIK untuk memastikan produktivitasmu tidak terhambat!
DB KLIK – Toko Komputer Surabaya terpercaya di Indonesia. Kami menghadirkan solusi kebutuhan elektronik terlengkap, mulai dari laptop, gadget, perangkat gaming, produk lifestyle, hingga aksesoris pendukung lainnya. Nikmati pengalaman belanja hemat dan mudah melalui Website DB Klik atau unduh Aplikasi DB KLIK di Play Store dan App Store. Belanja di DB KLIK, dijamin produk orisinal dan berkualitas!





