Baru Main VALORANT? Ini 5 Senjata Paling Ramah Pemula yang Wajib Dipakai
DB KLIK – Memasuki arena VALORANT untuk pertama kalinya bisa terasa sangat menantang. Selain harus memahami skill Agent yang beragam, mekanisme menembak di game ini sangat menekankan pada kontrol recoil dan ketepatan posisi.
Bagi pemula, seringkali peluru justru "terbang ke langit" karena belum terbiasa dengan hentakan senjata.
Oleh karena itu, jangan sampai kamu salah pilih agar tidak jadi beban tim, berikut adalah rekomendasi 5 senjata paling ramah pemula di VALORANT yang mudah dikendalikan namun tetap mematikan.
1. Phantom fleksibel untuk spray, burst, dan tap
Phantom (dok. Riot Games/VALORANT)
Kalau sudah memasuki ronde tiga atau saat ekonomi tim sedang bagus, kamu bisa mulai mencoba Phantom. Senjata ini bukan hanya favorit pemain rank tinggi dan pro player, tapi juga ramah untuk pemula. Dengan harga yang sama seperti Vandal, Phantom unggul di pertempuran jarak dekat hingga menengah, sehingga cocok untuk pemain baru yang belum terbiasa melakukan one-tap.
Baca juga : Review Colorful RTX 5060 Gaming Duo: VGA dengan Kekuatan GDDR7 di Kelas Menengah!
Phantom memiliki recoil yang lebih halus dan mudah dikontrol, sangat membantu pemula yang masih sering panik saat baku tembak. Senjata ini fleksibel digunakan untuk spray, burst, maupun tap, dan tetap bisa diandalkan dalam berbagai situasi.
Namun, gak seperti Vandal, Phantom kurang efektif untuk duel jarak jauh. Akibatnya, pengguna Phantom cukup sering mengalami dink moment, yaitu saat tembakan mengenai kepala musuh tetapi mereka masih memiliki sisa HP (Health Points) untuk bertahan hidup.
2. Spectre cocok digunakan untuk run and gun
Spectre (dok. Riot Games/VALORANT)
Punya harga yang murah, Spectre jadi andalan di ronde kedua saat tim meraih kemenangan dan ronde lain di mana tim harus half buy. Ini dikarenakan Spectre adalah SMG (Sub Machineguns) yang kuat kalau kita bisa hit musuh dari jarak dekat. Gak cuma itu, senjata ini juga mudah digunakan, bahkan untuk para pemula sekalipun.
Dengan fire rate yang tinggi, Spectre cocok banget buat run and gun. Meskipun termasuk senjata SMG, Spectre punya recoil yang bisa ditoleransi, jadi, gak sulit mendapatkan headshot dengan senjata ini. Kalau ekonomi tim kamu lagi kurang bagus atau kamu belum percaya diri pakai senjata kelas atas seperti Vandal, Spectre bisa jadi pilihan.
3. Ares punya kapasitas magazine yang besar sehingga cocok buat spray
Ares (dok. RIot Games/VALORANT)
Ares menjadi salah satu senjata favorit pemain low rank di VALORANT. Alasannya sederhana, harganya murah dan punya kapasitas magazine yang besar. Senjata ini juga cocok untuk pemain baru yang suka spray dan belum terbiasa melakukan one-tap.
Menariknya, bagi pemain middle hingga high rank, Ares justru terasa sulit digunakan. Senjata ini tidak direkomendasikan di rank Silver ke atas karena lawan di level tersebut umumnya sudah memiliki dasar bermain FPS yang kuat serta aim yang lebih tajam.
Sebaliknya, di rank rendah Ares cukup efektif untuk mengamankan kill, karena baik tim maupun musuh masih sama-sama dalam tahap belajar mengontrol aim. Ares paling optimal digunakan saat menjadi Defender dengan cara menghujani musuh di main site dari balik tembok atau smoke.
4. Judge bantu dapatkan insta-kill dari jarak dekat
Judge (dok. Riot Games/VALORANT)
Judge jadi senjata yang bakalan bikin kamu panen jumlah kill, terutama di Defender Side. Termasuk tipe shotguns, Judge punya damage yang gak main-main. Namun, senjata ini hanya dapat kamu gunakan dari jarak dekat.
Sebagai pemula, kamu gak perlu overthinking mengenai gimana cara one-tap, yang terpenting adalah bagaimana kamu bisa survive di match yang tengah berlangsung. Saat menjadi Defender, kamu bisa menggunakan Judge sambil berdiam diri di corner yang akan dilalui musuh.
Baca juga : Review Logitech G PRO 2: Seberapa Akurat Mouse Gaming dengan Sensor HERO 2 dan 44.000 DPI?
Sementara saat menjadi Attacker, kamu mungkin membutuhkan bantuan dari tim, seperti meminta tim mengeluarkan blind ataupun menggunakan Agent yang cocok dengan Judge seperti Raze, Jett, Yoru, Neon, Omen, dan lainnya.
5. Ghost jadi sidearm yang ramah buat pemula
Ghost (dok. Riot Games/VALORANT)
Pemain VALORANT biasanya memilih Sheriff di pistol round atau eco round. Tetapi hal ini umumnya hanya dilakukan oleh pemain yang sudah terbiasa melakukan one-tap dan percaya diri dengan skill menembak mereka. Sheriff dikenal sebagai sidearm paling sulit di VALORANT karena recoil-nya yang cukup ekstrem. Oleh karena itu, jika kamu masih dalam tahap belajar, Ghost menjadi pilihan sidearm yang lebih direkomendasikan.
Dengan harga 500 credits, kamu sudah mendapatkan senjata dengan damage tinggi dan cara penggunaan yang relatif mudah. Bahkan saat panik, selama tembakanmu masih mengenai musuh, Ghost tetap memberi peluang untuk memenangkan duel. Meskipun begitu, cara paling efektif menggunakan Ghost tetap dengan membidik kepala. Menariknya, senjata ini juga bisa jadi media latihan yang bagus untuk mulai membiasakan diri melakukan one-tap.
Selain memilih senjata di atas, pastikan kamu berlatih di The Range untuk memahami pola tembakan masing-masing senjata. Ingat, di VALORANT, berhenti sejenak sebelum menembak akan membuat peluru kamu jauh lebih akurat!
DB KLIK – Toko Komputer Surabaya terpercaya di Indonesia. Kami menghadirkan solusi kebutuhan elektronik terlengkap, mulai dari laptop, gadget, perangkat gaming, produk lifestyle, hingga aksesoris pendukung lainnya. Nikmati pengalaman belanja hemat dan mudah melalui Website DB Klik atau unduh Aplikasi DB KLIK di Play Store dan App Store. Belanja di DB KLIK, dijamin produk orisinal dan berkualitas!





